Dipecat Real Madrid, Ini 5 Fakta Unik Karier Xabi Alonso: Rival Abadi Mikel Arteta Hingga Diramal Jadi Pelatih Top

Real Madrid Pecat Xabi Alonso sebagai Kepala Pelatih setelah Kekalahan dari Barcelona

Real Madrid resmi mendepak Xabi Alonso sebagai kepala pelatih pada Selasa (13/1/2026) dini hari, menyusul kekalahan Los Blancos dari Barcelona di ajang Piala Super Spanyol dengan skor 3–2 sehari sebelumnya. Pengumuman resmi Real Madrid di laman resminya memang tak secara gamblang menjelaskan alasan pemecatan Xabi, melainkan hanya mengungkap rasa terima kasih, serta menegaskan bahwa pria kelahiran 1981 itu akan tetap dihormati para Madridista.

“Karena dia adalah Legenda Real Madrid dan terbukti selalu mewakili nilai-nilai klub. Real Madrid akan selalu menjadi rumahnya,” ungkap keterangan tertulis manajemen klub, Selasa (13/1/2026).

Karier Xabi Alonso dan Fakta Uniknya

Sebelum mengungkap klub mana Xabi akan berlabuh melanjutkan karier kepelatihannya, mari mengenang fakta unik perjalanan karier Xabi sejak masa kecil, hingga akhirnya menyandang julukan “legenda” di beberapa klub besar Eropa, termasuk Real Sociedad dan Bayer Leverkusen.

Berikut adalah 5 fakta unik perjalanan karier Xabi Alonso:

1. Keturunan Juara La Liga

Ayah Xabi, Miguel Angel ‘Periko’ Alonso merupakan pesepak bola dengan prestasi terbilang apik. Periko pernah mempersembahkan dua piala La Liga buat Real Sociedad pada musim 1980/81 dan 1981/82, lantas memenangkan sekali lagi bersama Barcelona di musim 1984/85. Xabi punya perjalanan karier mirip ayahnya, bahkan lebih sukses dalam segala aspek, termasuk dalam karier kepelatihan.

2. Teman Masa Kecil Mikel Arteta

Persahabatan Xabi dengan pelatih Arsenal, Mikel Arteta terbilang unik. Xabi dan Mikel bertetangga sejak kecil dan mengaku kerap bermain bola bersama di pesisir pantai. Keduanya sama-sama bocah angkatan kelahiran awal 80-an di daerah San Sebastian, Spanyol. Persilangan nasib keduanya beradu lagi di Kota Liverpool, Inggris, karena sama-sama sedang berjuang mengadu nasib di Premier League.

3. Didikan 4 Pelatih dan Ramalan Mourinho

Di masa kepelatihan, Xabi Alonso memiliki didikan dari 4 pelatih berbeda yang turut membentuk gaya kepelatihannya. Selain itu, Xabi juga pernah menerima ramalan dari Jose Mourinho tentang kemungkinan kesuksesannya di dunia kepelatihan.

Dengan perjalanan karier yang penuh warna dan fakta unik di setiap langkahnya, Xabi Alonso tetap menjadi sosok yang disegani di dunia sepakbola, baik sebagai pemain maupun sebagai pelatih. Kami tunggu kabar terbaru terkait klub mana yang akan menjadi pelabuhan selanjutnya bagi Xabi Alonso dalam mengembangkan karier kepelatihannya.

Analisis Kekalahan Real Madrid dari Barcelona

Kekalahan Real Madrid dari Barcelona dalam ajang Piala Super Spanyol tentu menjadi pukulan berat bagi tim asuhan Xabi Alonso. Perlu dianalisis penyebab kekalahan tersebut agar dapat memahami kondisi tim lebih baik. Salah satu faktor yang mungkin menjadi penyebab kekalahan adalah perbedaan strategi antara kedua tim. Barcelona yang dikenal dengan gaya permainan tiki-taka mampu menguasai bola dan mendikte jalannya pertandingan, sementara Real Madrid mungkin kesulitan menyesuaikan diri dengan gaya permainan lawan.

Selain itu, faktor psikologis pemain juga dapat memengaruhi performa tim. Kekalahan dari rival abadi seperti Barcelona dapat meninggalkan dampak psikologis yang cukup besar bagi para pemain Real Madrid. Hal ini dapat mengganggu konsentrasi dan fokus mereka dalam pertandingan, sehingga berdampak pada hasil akhir pertandingan.

Antisipasi Langkah Selanjutnya bagi Xabi Alonso

Setelah dipecat dari Real Madrid, langkah selanjutnya bagi Xabi Alonso dalam karier kepelatihannya menjadi pertanyaan besar. Banyak spekulasi mengenai klub mana yang akan menjadi tujuan selanjutnya bagi Xabi Alonso. Beberapa klub besar Eropa mungkin menjadi opsi yang menarik bagi mantan pemain timnas Spanyol ini, mengingat pengalamannya yang luas di dunia sepakbola.

Tentu saja, Xabi Alonso juga perlu mempertimbangkan baik-baik pilihan klub selanjutnya. Keharmonisan antara filosofi permainan klub dengan visi dan misinya sebagai seorang pelatih akan menjadi faktor penting dalam memilih klub yang tepat. Selain itu, dukungan dari manajemen klub dan pemain juga akan berpengaruh pada kesuksesan Xabi Alonso di klub barunya nanti.

Kesimpulan

Dengan pengalaman dan pengetahuannya yang luas dalam dunia sepakbola, Xabi Alonso diharapkan dapat melanjutkan karier kepelatihannya dengan baik. Meskipun dipecat dari Real Madrid, langkah ini mungkin merupakan awal dari perjalanan baru yang lebih menjanjikan bagi Xabi Alonso. Semoga dia dapat menemukan klub yang cocok dan mampu membawa kesuksesan bagi karier kepelatihannya ke depan.